Laman

Emas Muslihudin Phon : 082118164111
Tampilkan postingan dengan label Sosial. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sosial. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 Agustus 2010

 Kata-kata Mutiara

"Berhati-hatilah ketika mengeluarkan kata-kata, mungkin buat kita itu hanya sebuah gurauan belaka, tapi tidak kepada yang mendengarnya.

"Teman Sejati Adalah Seseorang Yang Menggapai Tanganmu Dan Menyentuh Hatimu Dengan Ketulusan. Ia Selalu Ada Di Saat Kamu Membutuhkan


"Jangan tertarik kepada seseorang karena parasnya,
sebab keelokan paras dapat menyesatkan.
Jangan pula tertarik kepada kekayaannya,
karena kekayaan dapat musnah.
Tertariklah kepada seseorang yang dapat membuatmu tersenyum,
karena hanya senyum yang dapat membuat hari-hari yang gelap menjadi cerah .
Semoga kamu menemukan orang seperti itu.

"Cinta bukan mengajar kita lemah, tetapi membangkitkan kekuatan. Cinta bukan mengajar menghinakan diri, tetapi menghembuskan kegagahan. Cinta bukan melemahkan semangat, tetapi membangkitkan semangat.

"Orang yg berbudi tinggal di belakang layar
tapi sebenarnya ia ada ditempat yang paling depan

kebenaran adalah sederhana

kebenaran tidak memerlukan tipu muslihat untuk meyakinkan

tidak setiap kesalahan adalah kebodohan

pembohong yang terbesar ialah orang yang paling banyak bicara tentang dirinya sendiri

harta terutama manusia adalah kesehatan

lebih baik menghadapi orang yang marah daripada orang yg lapar

seseorang yg kikir selalu merasa kekurangan

kesabaran adalah obat terbaik dalam segala kesulitan

manusia memang tidak mengetahui semua hal, tapi setiap orang harus tahu apa yg patut dimengertinya

orang bisa menjadi lebih kuat dengan makan dan menjadi lebih bijaksana dengan membaca.

"Sesiapa yang tidak pernah merasai kepahitan tidak akan mengenal kemanisan

"Ingatlah, sabar itu iman, uang bukan kawan, dunia hanya pinjaman dan mati tak berteman

"Dalam kepala kaum wanita ada kekurangan, tetapi dalam hati mereka ada kelebihan

"Harta yang paling menguntungkan ialah SABAR.
Teman yang paling akrab adalah AMAL.
Pengawal peribadi yang paling waspada adalah DIAM.
Bahasa yang paling manis adalah SENYUM.

"Dengarkan lah apa yg dikatakan musuhmu.....
biasanya mereka mengatakan hal2 negatif tentang dirimu dengan jujur....

"Hati-hati pada sahabatmu....
biasanya mereka tak mengatakan dengan jujur apa kekurangan & hal negatif dalam dirimu...

Kemenangan yang sesungguh nya adalah hidup lebih baik dari kemarin dan rencanakan sesuatu yang lebih baik dari hari ini untuk esok hari...

Jangan menangis karena gagal dalam cinta,
karena manusia akan meninggalkan semua yg dicintainya....

Orang tak akan pernah merasakan nikmatnya rasa bahagia
bila dia belum pernah mengalami derita.....

Ketika matahari mulai tenggelam,
ada sesuatu dari diri kita yang hilang...
yaitu umur kita semakin tua..

Sukses tidak diukur dari posisi yang dicapai seseorang dalam hidup, tapi dari kesulitan-kesulitan yang berhasil diatasi ketika berusaha meraih sukses

Cintailah orang yang kau cintai sekedarnya saja....
siapa tahu pada suatu hari kelak
ia akan berbalik menjadi orang yang kau benci....

dan bencilah orang yang kau benci sekedarnya saja....
siapa tahu pada suatu hari kelak
ia akan menjadi orang yang kau cintai

"Yang hanya dapat membebaskan kita adalah Kebenaran. Jika kita tidak memahami itu kita senantiasa merasa cemas."

Sahabat adalah dorongan ketika engkau hampir berhenti, petunjuk jalan ketika engkau tersesat, membiaskan senyuman sabar ketika engkau berduka, memapahmu saat engkau hampir tergelincir dan mengalungkan butir-butir mutiara doa pada dadamu...Ikhwan and akhwat...

"Orang mulia menyalahkan dirinya, orang bodoh menyalahkan orang lain"
Mengenal diri yang paling penting, adalah utama demi kesadaran jagat raya.
Berarti pula memahami kesalahan, serta kekeliruannya masing-masing

Jika kejahatan di balas kejahatan, maka itu adalah dendam. Jika kebaikan dibalas kebaikan itu adalah perkara biasa. Jika kebaikan dibalas kejahatan, itu adalah zalim. Tapi jika kejahatan dibalas kebaikan, itu adalah mulia dan terpuji.

Perasaan cinta itu dimulai dari mata, sedangkan rasa suka dimulai dari telinga. Jadi jika kamu mau berhenti menyukai seseorang, cukup dengan menutup telinga. Tapi apabila kamu coba menutup matamu dari orang yang kamu cintai, cinta itu berubah menjadi titisan air mata dan terus tinggal dihatimu dalam jarak waktu yang cukup lama.

Jangan kerana cinta, kita gugur dari perjuangan, dan jangan kerana cinta juga, prinsip kita menjadi larut dan cair. Cinta tidak semestinya akan berakhir dengan perkahwinan dan perkahwinan juga tidak semestinya akan menoktahkan titik akhir kepada percintaan. Kesetiaan akan mengikat cinta, kecurangan akan meranapkan segala kemanisan cinta. Sesebuah perkahwinan akan menjadi indah jika cinta terus bersama.

Cinta sejati ialah kasih Tuhan kepada hambaNya. Kasih murni ialah kasih ibu bapa kepada anaknya. Kasih saudara masa berada. Kasih sahabat masa binasa. Kasih suami isteri sepenanggungan. Kasih orang menaruh harapan.

Yang termanis daripada yang manis di dunia ini ialah pujian kekasih yang terlontar daripada rasa cintanya

Hati-hati dengan cinta, kerana cinta juga dapat membuat orang sehat menjadi sakit, orang gemuk menjadi kurus, orang normal menjadi gila, orang kaya menjadi miskin, raja menjadi budak, jika cintanya itu disambut oleh para pecinta palsu.

hati hati mempermainkan cinta, cinta bisa buat orang luka dan tersiksa bahkan menderita...

Waktu kamu lahir, kamu menangis dan orang-orang di sekelilingmu tersenyum.
Jalanilah hidupmu sehingga pada waktu kamu meninggal, kamu tersenyum dan orang-orang di sekelilingmu menangis.

Jangan suka pamer.
Jadilah jagung, jangan jadi jambu monyet.
Jagung membungkus bijinya yang banyak,
sedangkan jambu monyet memamerkan bijinya yang cuma satu2nya.

Jadilah seperti durian, jangan seperti kedondong.
Durian walaupun diluarnya penuh kulit yang tajam, tetapi dalamnya lembut dan manis.
Beda dengan kedondong, di luarnya mulus dan mengkilat,
tapi didalamnya ada biji yang berduri.

lebih baik memberi dari pada menerima......
lebih baik tangan diatas dari pada tangan dibawah.....

"Awali cintamu dengan kemantapan agar berjalan dengan menyenangkan

"Tak selamanya kekayaan itu membawa kebahagiaan

"Pertolongan yang tulus tidak akan mengharapkan imbalan kembali

"Keramahan adalah senjata penakluk yang paling jujur

"Cinta itu indah tapi tak selamanya keindahan mengandung cinta

"Yang penting bukan berapa lama kita hidup tetapi bagaimana kita hidup

"Waktu yang hilang tak akan dapat diketemukan kembali
"LOST TIME IS NEVER FOUND"

Lajeng......

Rabu, 10 Februari 2010

 Haruskah Kita Merayakan Valentine...???

Boleh jadi tanggal 14 Pebruari setiap tahunnya merupakan hari yang ditunggu-tunggu oleh banyak remaja, baik di negeri ini maupun di berbagai belahan bumi. Sebab hari itu banyak dipercaya orang sebagai hari untuk mengungkapkan rasa kasih sayang. Itulah hari valentine, sebuah hari di mana orang-orang di barat sana menjadikannya sebagai fokus untuk mengungkapkan rasa kasih sayang.


Dan seiring dengan masuknya beragam gaya hidup barat ke dunia Islam, perayaan hari valentine pun ikut mendapatkan sambutan hangat, terutama dari kalangan remaja ABG. Bertukar bingkisan valentine, semarak warna pink, ucapan rasa kasih sayang, ungkapan cinta dengan berbagai ekspresinya, menyemarakkan suasan valentine setiap tahunnya, bahkan di kalangan remaja muslim sekali pun.

Di Indonesia pun demikian…warna pink mendominasi banyak pusat perbelanjaan menjelang 14 Pebruari ini. Bahkan, banyak yang sudah memasang pernak pernik tersebut sejak akhir Januari/awal Pebruari ini.

Perayaan Valentine’s Say adalah Bagian dari Syiar Agama Nasrani. Valentine’s Day menurut literatur ilmiah, menunjukkan bahwa perayaan itu bagian dari simbol agama Nasrani.

Bahkan jika kita mau dirunut ke belakang, sejarahnya berasal dari upacara ritual agama Romawi kuno. Adalah Paus Gelasius I pada tahun 496 yang memasukkan upacara ritual Romawi kuno ke dalam agama Nasrani, sehingga sejak itu secara resmi agama Nasrani memiliki hari raya baru yang bernama Valentine’s Day.

The Encyclopedia Britania, vol. 12, sub judul: Chistianity, menuliskan penjelasan sebagai berikut: “Agar lebih mendekatkan lagi kepada ajaran Kristen, pada 496 M Paus Gelasius I menjadikan upacara Romawi Kuno ini menjadi hari perayaan gereja dengan nama Saint Valentine’s Day untuk menghormati St. Valentine yang kebetulan mati pada 14 Februari (The World Encylopedia 1998).

Keterangan seperti ini bukan keterangan yang mengada-ada, sebab rujukannya bersumber dari kalangan barat sendiri. Dan keterangan ini menjelaskan kepada kita, bahwa perayaan hari valentine itu berasal dari ritual agama Nasrani secara resmi. Dan sumber utamanya berasal dari ritual Romawi kuno. Sementara di dalam tatanan aqidah Islam, seorang muslim diharamkan ikut merayakan hari besar pemeluk agama lain, baik agama Nasrani ataupun agama paganis (penyembah berhala) dari Romawi kuno.

Katakanlah: “Hai orang-orang kafir. Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang Aku sembah. Dan Aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang Aku sembah. Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku.” (QS. Al-Kafirun(109): 1-6)

Kalau dibanding dengan perayaan natal, sebenarnya nyaris tidak ada bedanya. Natal dan Valentine sama-sama sebuah ritual agama milik umat Kristiani. Sehingga (banyak ulama berpendapat) seharusnya pihak MUI pun mengharamkan perayaan Valentine ini sebagaimana haramnya pelaksanaan Natal bersama. Fatwa Majelis Ulama Indonesia tentang haramnya umat Islam ikut menghadiri perayaan Natal masih jelas dan tetap berlaku hingga kini. Maka seharusnya juga ada fatwa yang mengharamkan perayaan valentine khusus buat umat Islam. (jangan tersinggung yeee….;))

Hal ini mengingat bahwa masalah ini bukan semata-mata budaya, melainkan terkait dengan masalah aqidah, di mana umat Islam diharamkan merayakan ritual agama dan hari besar agama lain.

Valentine Berasal dari Budaya Syirik.
Ken Swiger dalam artikelnya “Should Biblical Christians Observe It?” mengatakan, “Kata “Valentine” berasal dari bahasa Latin yang berarti, “Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuat dan Maha Kuasa”. Kata ini ditunjukan kepada Nimroe dan Lupercus, tuhan orang Romawi”.

Disadari atau tidak ketika kita meminta orang menjadi “to be my Valentine”, berarti sama dengan kita meminta orang menjadi “Sang Maha Kuasa”. Jelas perbuatan ini merupakan kesyirikan yang besar, menyamakan makhluk dengan Sang Khalik, menghidupkan budaya pemujaan kepada berhala. Icon si “Cupid (bayi bersayap dengan panah)” itu adalah putra Nimrod “the hunter” dewa matahari.

Disebut tuhan cinta, karena ia rupawan sehingga diburu wanita bahkan ia pun berzina dengan ibunya sendiri. Islam mengharamkan segala hal yang berbau syirik, seperti kepercayaan adanya dewa dan dewi. Dewa cinta yang sering disebut-sebut sebagai dewa Amor, adalah cerminan aqidah syirik yang di dalam Islam harus ditinggalkan jauh-jauh. Padahal atribut dan aksesoris hari valentine sulit dilepaskan dari urusan dewa cinta ini.

Walhasil, semangat Valentine ini tidak lain adalah semangat yang bertabur dengan simbol-simbol syirik yang hanya akan membawa pelakunya masuk ke dalam keburukan (bahkan lebih parahnya lagi, ke dalam neraka).

Semangat valentine adalah Semangat Berzina
Perayaan Valentine’s Day di masa sekarang ini mengalami pergeseran sikap dan semangat. Kalau di masa Romawi, sangat terkait erat dengan dunia para dewa dan mitologi sesat, kemudian di masa Kristen dijadikan bagian dari simbol perayaan hari agama, maka di masa sekarang ini identik dengan pergaulan bebas muda-mudi. Mulai dari yang paling sederhana seperti pesta, kencan, bertukar hadiah hingga penghalalan praktek zina secara legal.

Semua dengan mengatasnamakan semangat cinta kasih. Dalam semangat hari Valentine itu, ada semacam kepercayaan bahwa melakukan maksiat dan larangan-larangan agama seperti berpacaran, bergandeng tangan, berpelukan, berciuman, petting bahkan hubungan seksual di luar nikah di kalangan sesama remaja itu menjadi boleh.

Alasannya, semua itu adalah ungkapan rasa kasih sayang, bukan nafsu libido biasa.

Padahal kasih sayang yang dimaksud adalah zina yang diharamkan. Orang barat memang tidak bisa membedakan antara cinta dan zina. Ungkapan make love yang artinya bercinta, seharusnya sedekar cinta yang terkait dengan perasan dan hati, tetapi setiap kita tahu bahwa makna make love atau bercinta adalah melakukan hubungan kelamin alias zina. Istilah dalam bahasa Indonesia pun mengalami distorsi parah.

Ustad Jefri mempunyai pertimbangan sendiri. Menurutnya, hari Kasih Sayang bagi Umat Islam adalah 10 Muharram, saat kita mengasihi dan menyantuni anak2 yatim-piatu. Itulah makna kasih sayang yang sesungguhnya, berbagi dengan orang yang (lebih) tidak beruntung dari kita.

So, masih mau merayakan Valentine? monggooo…

Lajeng......